HAL YANG WAJIB KAMU KETAHUI TENTANG KOC – TREND YANG AKAN MENGUBAH KOL INFLUENCER

HAL YANG WAJIB KAMU KETAHUI TENTANG KOC – TREND YANG AKAN MENGUBAH KOL INFLUENCER

KOL (Key Opinion Leader) telah menjadi trend sosial media yang sangat membantu para pemilik bisnis dalam memperluas awareness dan mendekati para customers dalam strategi marketing. Tetapi, dengan semakin cepatnya berkembang teknologi informasi, kini para pembeli semakin mudah dalam mendapatkan info produk dan dapat dengan cepat memutuskan apa yang akan mereka akan beli, apakah kini KOL mampu mengubah preferensi para pembeli?

Oleh karena itu, banyak brands beralih menggunakan KOC (Key Opinion Customer) ketimbang KOL dalam strategi marketing dan salesnya.

_____

Apa itu KOC?

KOC (Key Opinion Consumer) adalah orang yang dapat menginfluence para pembeli dalam memilih produk yang akan di beli. Perbedaannya dengan KOL yaitu jika KOL fokus terhadap preferensi produk yang KOL endorse atau sukai, KOC malah sebaliknya yaitu membantu memilih produk yang akan customer ingin membeli.

Untuk lebih memahami definisi tentang KOC, mari kita analisa studi kasus bersama Ecomobi!

_____

AUSTIN LI – Pelopor Trend KOC

Memulai karirnya sebagai L’Oreal salesman, Austin Li kini dijuluki “Raja Lipstik” di China dengan lebih dari 80 juta followers di seluruh sosial media channelnya. Austin Li mendatangkan lebih dari 145 Juta USD dalam satu hari di salah satu spesial campaign Alibaba dengan bantuan livestream produk video dan mempersilahkan para audiencenya memilih produk apa yang mereka ingin lihat atau gunakan oleh Austin Li.

Austin Li – si Raja Lipstik dengan lebih dari 80 juta followers

Austin Li bisa dikatakan menjadi pelopor dalam meledaknya trend dalam menjadi KOC saat ini. Dengan informasi yang jelas dan sesuai dengan apa yang customer harapkan saat berinteraksi dengan Austin Li, yang pastinya mendatangkan revenue yang sangat besar.

Ditambah lagi selama live-streaming, Li selalu melakukan test produk dengan langsung menggunakannya kepada bibirnya tidak dengan tangannya seperti kebanyakan yang beauty bloggers lakukan. Pernah dalam satu live-stream, Li mencoba lebih dari 380 lipstik yang berbeda selama 7 jam live-stream.

_____

Perbedaan antara KOC dan KOL

KOC atau KOL adalah strategi marketing yang sangat diperlukan para pebisnis untuk menyampaikan pesan kepada calon custoemrs. Tetapi keduanya memiliki perbedaan yang jelas , yaitu :

  • KOL (Key Opinion Leader ) di definisikan sebagai orang yang memiliki opini yang kuat atau diikuti oleh banyak orang. KOL biasanya memiliki kelebihan dalam karakteristik dan ciri khas dalam menawarkan suatu produk. Sedangkan KOC akan lebih fokus dalam menginformasikan secara detil produk yang ditawarkan dan sesuai dengan preferensi para calon pembeli.
  • KOCs and KOLs sama-sama berfungsi menjadi influencers, yang memotivasi para customer untuk berinteraksi dengan brand. Tetapi, dengan KOC lebih kuat dalam memastikan customer untuk membeli produk. Dan KOL lebih sering pesannya hanya menjadi sebuah saran dalam membeli.
  • Saat bekerjasama dengan KOL, brands harus membayar booking fee atau content fee dalam memasarkan produknya. Sedangkan dengan KOC brands hanya perlu membayar komisi dari sales yang dihasilkan oleh KOC.

_____

Mengapa KOC akan menggantikan trend KOLs?

Sudah tidak dapat dipungkiri lagi, saat ingin berbelanja saat ini semakin banyak pilihan yang ada di pasar atau shopping feed. Sehingga membuat customer lebih spesifik atau berhati-hati dalam memilih produk. Mereka tentunya dapat membuat sebuah keputusan dalam berbelanja setelah melihat produk review yang jujur dan pernah menggunakan produk tersebut sebelum membelinya, yang tentunya membuat generasi KOC semakin melambung. Berikut juga alasan mengapa KOC akan menjadi lebih populer kedepannya.

1. Membantu memangkas biaya marketing brands :

Biasanya saat bekerjasama dengan KOL, brands akan diminta untuk membayar booking fee terlebih dahulu tergantung dengan tingkat popularitas dari KOL tersebut. Semakin terkenal dan banyak audiencenya maka semakin tinggi biayanya.

Sedangkan KOC, brand hanya perlu membayar biaya komisi dari hasil sales yang terjadi selama dipromosikan oleh KOC tersebut.

Dan tentunya dengan hasil yang pasti dan biaya yang lebih rendah, KOC lebih banyak menjadi preferensi utama ketimbang KOL oleh para brands.

2. Meningkatkan revenue secara efektif :

KOC tentunya berawal dari consumer. KOC mempromosikan produk sesuai dengan apa yang dirasakan atau manfaat yang diterima secara jujur tanpa campur tangan brands sama sekali, sehingga meningkatkan rasa percaya dan memantapkan niat membeli menjadi kenyataan

3. Meningkatkan kepercayaan dalam menentukan pilihan:

KOC tentunya tidak selalu berfokus dalam hasil revenue, tetapi dalam meningkatkan rasa kepercayaan oleh customer yang akan membantu brands untuk terus meningkatkan awareness dan branding di kemudian hari.

Kesimpulan Akhir:

Seiring berjalannya waktu KOC mulai megubah strategi dalam marketing campaign oleh para brand. Inilah yang dinamakan generasi terbaru dalam menjadi Opinion Leaders. Dimana KOL kuat dalam menghasilkan engangements, KOC fokus memberikan hasil revenue yang pasti kepada para brands.

Maka bagi kalian para content creator yang ingin menjadi KOC, segera daftar di Ecomobi Affiliate Marketing Platform dan tingkatkan earning mu sekarang juga!

 

 

 

share this article:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *